Kamis, 15 Desember 2016

Seimbangkan dunia Nyata dan Maya

Aku adalah seseorang yang sangat suka berselancar di dunia maya. Kegemaranku yang terutama adalah blogging. Rasanya bahagia sekali ketika banyak orang yang mengapresiasi tulisanku. Aku bisa berjam-jam duduk di depan laptop sampai lupa dunia sekitar. Hingga ketika temanku mengingatkanku...
"El, seimbangkan ya antara dunia nyata dengan dunia maya. Orang-orang di dunia nyata pun butuh kamu sapa loh!"

Selasa, 13 Desember 2016

Yang tak Membaca, ternyata ia Menyimak

Aku mengajak temanku untuk ikut mengaji bersamaku selepas sholat Maghrib. Ia menggeleng-gelengkan kepala sambil memegangi perutnya. Apakah ia lapar? Tapi kalau lapar, nyatanya ia tidak beranjak dari sebelahku. Ia malah memijiti kakiku. Dan setelah sholat Isya, ia bercerita tentang bagiamana membangkangnya Israil padahal dulunya ia adalah golongan yang sangat hebat.
"Tadi kamu pas ngaji ada baca ayat tentang bani israil kan? Nah, disitu sudah dijelaskan dengan lengkap tentang keadaan mereka," katanya.
Aku hanya terdiam. Malah nyaris lupa dengan apa yang ku baca tadi. Masya Allah! Ternyata, dia 

Senin, 12 Desember 2016

Pacaran setelah menikah

Seorang suami berkata kepada wanita yang baru dinikahinya...
"Kita kok serasa kayak orang pacaran ya?"
"Iya ya Kang. Persis banget!"
"Berarti orang yang pacaran itu rugi donk! Sebab, seharusnya mereka merasakan fase ini setelah menikah, bukannya sebelum menikah. ya kan?" kata sang suami.
"Iya ya Kang. Bener banget tuh!"

Rabu, 07 Desember 2016

Orang panggung VS orang di balik layar

Ada yang tidak mungkin sempurna dari Orang Panggung, yaitu peran penting orang di balik layar. Dan ada juga yang belum selesai dari orang di balik layar, jika tanpa orang Panggung. Demikianlah 2 pihak saling melengkapi. Tidak ada yang lebih baik atau lebih buruk.  Yang ada hanyalah bagaimana saling melengkapi peran, sebab kita ini saling terhubung dan membutuhkan.

Senin, 05 Desember 2016

Ku titipkan putriku kepadamu

Seorang Ayah yang sangat gagah dan tak pernah sekalipun terlihat mellow dihadapan anak-anaknya ternyata bisa juga menangis di hari bahagia itu. Di hari pernikahan putri sulungnya. Belum sempat putrinya itu mengucapkan sepatah katapun ketika sungkeman, ia telah lebih dulu menumpahkan air matanya. Sampai ketika si sulung meminta maaf, memohon restu kepadanya, ia tetap saja diam dalam bersama air matanya. Tapi kemudian ketika menantunya menyalaminya, barulah ia berkata...
"Dia memiliki watak yang keras. Kalau dinasehati dengan kasar, ia bertambah kerasa. Bapak minta, bimbinglah ia ke syurga dengan kasih-sayang dan kelembutan ya.."

Jumat, 02 Desember 2016

Suasana hati dengan hasil panen padi

Dipercaya atau tidak, temanku yang tinggal di daerah persawahan bercerita bahwa...
"El, dipercaya atau tidak, hasil panen padi ini tergantung hati orang yang menanamnya loh. Dulu, hasil panen kedua orangtuaku jarang sekali berhasil. Mungkin karena mereka sering ribut dulunya. Tapi Alhamdulillah sekarang padi yang mereka tanam subur dan maksimal. Sebab, hidup mereka telah damai. Ya demikianlah, boleh percaya boleh tidak."

Kamis, 01 Desember 2016

Banyak yang luput dari kunci syurga yang satu ini

Seorang laki-laki bersahaya bercerita kepadaku bahwa ia berniat keluar dari pekerjaannya saat ini demi mengasuh kedua orang tuanya yang mulai renta. Padahal, tempatnya bekerja saat ini sudah cukup bergengsi, apalagi ia baru saja mendapatkan pujian dari manajernya. Namun apa katanya?
"Aku rasa, banyak orang yang melewatkan kunci syurga yang paling dekat dengannya. Apa itu? Kedua orang tuanya. Banyak dari kita yang sibuk berkelana, menyebarkan nasehat kian kemari, tapi tanpa ia sadar, ia sedang berjalan menjauhi kunci syurga terdekatnya. Nah, aku ingin menggenggam kunci syurga yang satu itu. Sederhana saja.."