Sepasang pengantin baru yang baru 10 hari menikah mencoba menemukan defenisi CINTA dengan cara berjauhan tanpa jumpa selama seminggu. Keduanya hanya boleh saling berkirim kabar via Whatsapp. Ternyata, keduanya sama-sama menyimpan gemuruh rindu yang sangat besar. Bagaimana tidak? Mereka baru saja menikah dan memutuskan berjauhan seperti ini. Padahal rindu karena penantian yang baru saja usai belum puas diekspresikan.
Suami : "Aku sudah menemukan defenisi Cinta. Cinta adalah DORONGAN untuk selalu DEKAT dengan yang dicintainya. Bukan hanya sebatas antar manusia kepada sesamanya, tetapi juga manusia kepada Tuhannya. Seorang hamba, rela bangun dipertiga malam untuk bersujud menghadap Tuhannya. Untuk apa? Semata-mata untuk dekat dengan yang disembahnya."
Istri : "Aku juga sudah menemukan defenisi Cinta. Menurutku, cinta adalah KEKUATAN. Jujur saja, nyaris saja kemarin aku angkat tangan dan membatalkan games ini karena tertawan rindu padamu. Tapi kemudian, ku coba untuk sedikit lagi bersabar. Bahwasanya rindu ini harus ku tahan sementara demi menemukan defenisi cinta yang sebenarnya dan supaya aku bertemu denganmu dengan membawa rindu yang tumpah ruah. Hingga sampailah aku pada defenisi ini. Bagaimana?
Suami : "Aku sudah menemukan defenisi Cinta. Cinta adalah DORONGAN untuk selalu DEKAT dengan yang dicintainya. Bukan hanya sebatas antar manusia kepada sesamanya, tetapi juga manusia kepada Tuhannya. Seorang hamba, rela bangun dipertiga malam untuk bersujud menghadap Tuhannya. Untuk apa? Semata-mata untuk dekat dengan yang disembahnya."
Istri : "Aku juga sudah menemukan defenisi Cinta. Menurutku, cinta adalah KEKUATAN. Jujur saja, nyaris saja kemarin aku angkat tangan dan membatalkan games ini karena tertawan rindu padamu. Tapi kemudian, ku coba untuk sedikit lagi bersabar. Bahwasanya rindu ini harus ku tahan sementara demi menemukan defenisi cinta yang sebenarnya dan supaya aku bertemu denganmu dengan membawa rindu yang tumpah ruah. Hingga sampailah aku pada defenisi ini. Bagaimana?