Minggu, 07 Februari 2016

Jodohku tidak jauh. Ternyata dia dekat

Aku tak sengaja bertemu seseorang di halte bus hari ini. Ia adalah orang tua yang penuh nasehat, padahal kami baru saja bersapa. Itu pun tak sengaja. Di antara beberapa nasehatnya, yang paling membekas di ingatanku adalah...
"Nak, jodohmu adalah orang di sekitarmu. Maka, perbanyaklah pilihanmu, perluaslah pergaulanmu dan perpantaslah dirimu. Insya Allah, sebaik-baik jodoh bagi dunia dan akhirmu-lah yang akan menjemputmu kelak."

Sabtu, 06 Februari 2016

Cinta saja tidak cukup

Seseorang menasehatiku...
"El, jangan terlalu menuhankan cinta. Karena, cinta itu hanya mengantarkanmu ke pintu pernikahan. Yang melanjutkannya adalah pengertian, kedewasaan, ketulusan dan saudara-saudaranya. Cinta saja tidak cukup El. Cinta juga adalah tema yang akan kadaluarsa. Setelah menikah, sepasang suami istri akan menghabiskan waktu lebih banyak untuk memikirkan kebutuhan sembako, sekolah anak, tagihan listrik, tuntutan kerja, upah buruh yang rendah, dan harga BBM yang naik. Pun cinta versi orang tua dan versi masa muda akan beda terjemahannya. Sekali lagi, cinta saja tidak cukup El. Kamu harus memperkaya diri dengan kedewasaan."

Jumat, 05 Februari 2016

Setidaknya 1 jepretan saja. Sempatkanlah!

Hari ini aku dan sahabatku baru saja menghadiri undangan pernikahan teman sekampus dulu.
Sepulangnya dari sana, ia bercerita kepadaku...
"El, aku jadi teringat sesuatu. Duluuuuuuuu, waktu aku kelas 6 SD, guru ngajiku menikah dan murid-murid ngajinya diundang semua. Sewaktu sesi foto bersama, cuma aku yang nggak mau ikut berfoto. Ntah apa asalanku waktu itu nggak mau ikutan. Sekarang, aku benar-benar nggak habis fikir dengan kejadian itu. hahaha. Ustadku itu udah bujuk-bujuk aku supaya mau ikut, tapi tetap aja aku nggak mau," jelasnya.
"Ohhh..maklumlah namanya anak kecil. Mungkin waktu itu kamu sedang bad mood nggak? hehee."
"Hemmm...ntahlah El! Tapi yang jelas, sekarang aku sangat-sangat-sangat menyesal. Setiap kali aku lebaran ke rumah ustadku itu, aku selalu sedih kalau ngelihat foto pernikahannya dulu. Dan di dalam hati, selalu terfikir gini; 'Ah, andai saja dulu aku mau sebentaaaaaaar saja berfoto, pasti fotoku juga terpajang di sana.' Hhahaa. Makanya sekarang aku sangat menyayangkan kalau nggak sempat berfoto ketika mengunjungi suatu tempat, El. Setidaknya 1 jepretan saja. Sempatkanlah! Atau kau akan menyesal sepertiku El."

Kamis, 04 Februari 2016

Penyebab kematian yang tidak berfirasat

Alhamdulillah, hari ini aku kembali mendapat nasehat dari seseorang...
"El, kita harus selalu ingat pada BATAS. Umur kita, terutama. Karena, jika telah tiba masanya, kita tidak bisa meminta PENUNDAAN atau PERCEPATAN sedetikpun. Dan, harus diingat pula bahwa penyebab kematian itu beragam El. Bisa jadi karena sakit, kecelakaan atau kejahatan yang dilakukan oleh orang lain. Tentang sakit, mungkin kita masih bisa merasakan firasat. Tapi untuk kecelakaan atau kejahatan? Mungkin tidak, El. Siapa tahu setelah obrolan ini berakhir, kita telah sampai di BATAS usia dengan penyebab yang tidak berfirasat. Apapun penyebabnya, yang penting kita harus selalu bersiap-siap ya El."

Rabu, 03 Februari 2016

Izinkan aku merawatmu, sayang

Ia adalah sosok suami yang teramat mencintai dan  tulus kepada istrinya. Hari ini istrinya baru saja
melahirkan anak pertamanya dan suaminya mengambil alih semua pekerjaan rumah yang biasanya dikerjakan oleh sang istri. Ia menggendong istrinya ke kamar mandi, ia belanja ke pasar, ia masak, mencuci piring, juga  mencuci pakaian. Hari ini ia sengaja libur ke kebun demi merawat istrinya.

Istri : "Bang, Abang nggak perlu serepot ini. Kasihan Abaaang, jadi susah dan belum istirahat sejak tadi pagi karena mengurusiku."
Suami : "Ssttt.... jangan berkata seperti itu. Mungkin hanya 40 hari lamanya aku seperti ini, sementara kamu sudah merawatku dan susah payang mengandung anak kita. Ini belum sebanding, sayang. Maka, izinkan aku kali ini mengurusmu."
Istri : (Air matanya menetes). "Terimakasih Bang."
Suami : "Harusnya aku yang berterimakasih padamu."

Selasa, 02 Februari 2016

Jangan berterimakasih kepadaku

Temanku baru saja bercerita kepadaku tentang seseorang yang telah menyelamatkan tasnya yang nyaris dijambret. Tapi, ada hal aneh dari pria penolong tersebut. Ketika temanku berterimakasih
kepadanya, ia malah menjawab...
"Jangan berterimakasih kepadaku. Tapi, berbuat baiklah kepada 3 orang sebagai gantinya dan mintalah 3 orang tersebut berbuat baik lagi kepada 3 orang."
Bukan hanya temanku yang terheran-heran, aku yang mendengarkan ceritanya pun ikut terbengong. Siapa laki-laki itu sebenarnya? Malaikatkah bumi kah ia?

Senin, 01 Februari 2016

Jika ternyata dia menyukaiku

Aku sedang chat dengan salah satu teman mayaku. Ia sedang diam-diam menyukai seseorang. Dan,
malam ini ia sedang berdebar-debar menunggu hasil penyelidikannya. Ia tengah mengutus salah satu teman laki-lakinya dan membekalinya dengan sebuah pertanyaan. Lalu, iseng-iseng aku bertanya kepadanya...
Kamu sudah siap menikah dalam waktu dekat?
Belum. Aku belum siap.

Lalu, kalau ternyata laki-laki yang sedang
kau kagumi itu menyukaimu bagaimana? Sementara
malam ini kamu sudah tahu perasaannya lewat 'utusan'mu itu.

Kalau dia tidak menyukaiku, aku akan melupakannya.
Kalau dia menyukaiku, aku akan menjauhinya untuk
menjaganya dari kejauhan.
Selebihnya, Allah yang akan berkehendak.