"El, ada yang lebih membutuhkan mukena ini sekarang. Jangan sampai kita egois! Tanpa mukena, kita masih bisa berdoa kan?" jelasnya.
"Berarti kamu nggak bisa sholat sunnah juga donk kalau gitu?" tanyaku lagi.
"Hari ini pengecualian, El. Ada yang lebih membutuhkan mukena ini," tutupnya sambil menyerahkan mukena itu kepada perempuan yang mengantri mukena di sampingnya. Aku tersenyum melihatnya. Tersadar akan sesuatu yang lupa ditempatkan dengan lebih bijak.